Seruan itu disampaikan setelah pertemuan yang diadakan oleh Uni Afrika untuk membahas situasi dramatis di Sudan.
Lebih dari 300 orang tewas sejak pertempuran meletus Sabtu.
Gencatan senjata Idulfitri harus menjadi langkah pertama dalam memberikan jeda dari pertempuran dan membuka jalan bagi gencatan senjata permanen.
Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Kuwait, Bahrain, Yaman, Sudan, Yordania, dan Mesir juga mengumumkan bahwa hari pertama Idul Fitri akan jatuh pada hari Jumat.
Pihak yang bertikai tidak memberikan kesan bahwa mereka menginginkan mediasi untuk perdamaian di antara mereka segera.
HNW Desak Pemerintah RI Membantu atau Evakuasi WNI dari Sudan Yang Bergejolak.
Bentrokan meletus pada Sabtu antara militer Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF).
Pertempuran sengit Minggu terjadi ketika Amerika Serikat (AS), Arab Saudi dan Uni Emirat Arab menyerukan pihak lawan untuk segera mengakhiri permusuhan tanpa prasyarat.
Pasukan Dukungan Cepat (RSF), yang menuduh tentara menyerang mereka lebih dulu, juga mengatakan mereka telah mengambil alih bandara di kota utara Merowe dan di El-Obeid di barat.
Komisi itu mengatakan tidak satu pun dari mereka yang disebutkan dalam laporan akhir menghadapi pertanggungjawaban atas kejahatan mereka.