Pidato Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto soal Indonesia 2030 sebagai warning. Sehingga, bangsa Indonesia dapat mengantisipasi.
Menko PMK Puan Maharani disebut dalam bencana di tahun politik yang sedang buas dan ganas. Hal itu terkait penyebutan nama Puan dalam kasus korupsi e-KTP.
PDIP menuding aktor intelektual kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP berasal dari lingkaran pertama kekuasaan saat itu, yakni pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Presiden Jokowi mempersilakan KPK memproses dua menterinya, yakni Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Novanto mengaku tak mengetahui secara detail mengenai peran mereka yang disebut kecipratan uang e-KTP.
Meski mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mendaftarkan diri sebagai calon presiden (Capres), Partai Gerindra memastikan hingga saat ini akan mengusung Prabowo Subianto.
antan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mendaftarkan diri sebagai bakal calon presiden (Capres) dari Partai Gerindra untuk Pilpres 2019 mendatang.
Puan dan Pramono disebut Novanto menerima uang masing-masing 500 ribu USD.
Partai Gerindra memastikan akan mengusung Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Sebab, Prabowo dinilai mampu membawa Indonesia menjadi negara yang berdaulat.