Ketua DPR, Puan Maharani menceritakan kedekatan Presiden pertama Republik Indonesia Sukarno dengan tokoh-tokoh NU. Kisah tersebut diceritakan Puan saat menyampaikan Orasi Kebangsaan di Konferensi Besar ke-23 GP Ansor.
Sebagai rumah kebangsaan, MPR tetap berkomitmen untuk terus mensosialisasikan Empat Pilar MPR
Pendidikan sebagai kunci utama dalam membangun karakter bangsa, harus melibatkan unsur pembangunan mental, karakter, serta wawasan kebangsaan yang kuat.
Pemberitaan yang sehat ini dapat menjadi penyeimbang, sekaligus sebagai filter atas masih maraknya informasi menyesatkan.
Gotong royong merupakan nilai dasar kebangsaan yang sangat diperlukan saat ini.
Indonesia tidak ingin menjadi Syuriah dan negara-negara timur tengah lainnya yang hancur karena perang saudara.
Cinta tanah air dan persatuan serta kesatuan bangsa perlu terus dipelihara oleh segenap warga negara.
Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta berbicara mengenai lima modal utama atau komponen mendasar pemimpin Indonesia di masa mendatang.
momen proklamasi dijadikan spirit untuk menggelorakan semangat patriotisme, nasionalisme-kebangsaan bagi Indonesia