Ketiga terduga tersebut masing-masing merupakan alumni jurusan Pariwisata, Komunikasi dan Administrasi Negara tahun angkatan 2002 hingga 2005 di Fisip, Universitas Riau.
Ancaman teror bom terhadap Gedung DPR oleh terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di kampus Universitas Riau (UNRI) seharusnya menjadi data intelijen.
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengecam terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di kampus Universitas Riau (UNRI), Sabtu (2/6). Dimana, terduga teroris tersebut menarget Gedung DPR RI.
Penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 di kampus Universitas Riau (UNRI) sebagai tamparan keras bagi sistem pendidikan di Indonesia.
Nasir menyerukan kepada seluruh rektor perguruan tinggi, supaya mengawasi kegiatan mahasiswa dan dosen di lingkungan kampus
Lukman Hakim Saifuddin meminta para rektor perguruan tinggi keislaman negeri (PTKIN) memastikan kampus bebas dari anasir terorisme.
Polda Riau mulai mendeteksi keberadaan terduga teroris sejak dua pekan terakhir
Nandang mengatakan selain menangkap tiga terduga teroris, Densus 88 juga menyita sejumlah bom rakitan. Tiga orang yang ditangkap adalah alumni Universitas Riau.
Nandang mengungkapkan, ketiga terduga tersebut merupakan alumni Jurusan Pariwisata, Komunikasi dan Administrasi Negara Univeritas Riau pada tahun angkatan 2002 hingga 2005.
Selain empat bom rakitan, dia mengungkapkan, polisi juga turut menyita sejumlah bahan peledak lainnya. Menurut Nandang, bahan-bahan peledak tersebut sangat sensitif.