Wakil Ketua MPR RI Letnan Jenderal TNI (Purn.) Evert Ernest Mangindaan, S.IP mengungkapkan bahwa pegangan hidup seluruh rakyat Indonesia dalam berbagai bidang adalah Empat Pilar MPR
Budaya demokrasi tidak bisa dibentuk dengan instan, melainkan harus ditanamkan sejak dini di bangku sekolah. Caranya adalah dengan memasukkan kurikulum pendidikan demokrasi ke dalam mata pelajaran di sekolah
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa dapil Jatim II H. Faisol Riza melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tuggal Ika.
Sosialisasi Empat Pilar kebangsaan ini juga diharapkan mampu meningkatkan nilai-nilai kebangsaan sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Alimin dalam sambutan mengatakan, dirinya hadir pada malam yang cerah itu untuk mensosialisasikan Empat Pilar, "lewat pagelaran wayang kulit"
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengungkapkan bahwa Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika) sangat berhubungan erat dengan generasi muda mahasiswa Indonesia.
Sosialisasi Empat Pilar MPR di Pulau Panjang itu, selain dihadiri oleh Muslim Ayub juga dihadiri Kepala Biro Keuangan Sekretariat Jenderal MPR Maifrizal
Dalam kesempatan yang sama, Ibas menegaskan bahwa nilai-nilai dalam Empat Pilar MPR yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus dibumikan kembali oleh seluruh rakyat Indonesia.
Mungkin layak disebut sebuah eksperimen, mengkolaborasikan dua kesenian tradisional Jawa, yakni wayang kulit dan wayang wong, dalam satu panggung, satu lakon cerita, dan satu dalang. Hasilnya, sebuah tontonan yang cukup memikat.
Wakil Ketua MPR Mahyudin mengajak ibu-ibu yang mengikuti majelis taklim untuk mempelajari agama dengan benar.