Menurut Ma’ruf, kalau musyawarah mencapai mufakat dilakukan atas dasar nilai-nilai transendental hikmat kebijaksanaan, maka apapun keputusan yang diambil akan bisa diterima oleh semua pihak dan semua bertanggung jawab melaksanakannya
Mahyudin berharap KPK bisa menangani kasus dugaan jual beli Jabatan itu secara maksimal
Untuk mendapatkan pemimpin yang baik, menurut Mahyudin masyarakat harus menggunakan hati nurani dalam menentukan pilihan. Harus dilihat bobot, bibit dan bebet. Bukan semata karena bantuan sembako atau uang transportasi.
Dalam acara sosialisasi yang dihadiri ratusan masyarakat Kota Bangun, Mahyudin menyebut bahwa Pancasila adalah alat pemersatu bangsa.
Di hadapan para pemuka agama yang datang dari MUI, PGI, KWI, PHDI, Walubi, dan Matakin; saat Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tungga Ika, di Samarinda, Kalimantan Timur, 18 Maret 2019, Wakil Ketua MPR Mahyudin mengatakan Empat Pilar MPR merupakan alat pemersatu bangsa. Untuk itu kegiatan yang digelar di Aula Kantor Gubernur Kalimantan Timur itu dikatakan sebagai upaya untuk menumbuhkan rasa persatuan
biaya politik yang tinggi tidak bisa dijadikan alasan pembenar untuk melakukan tindakan melanggar hukum.
Mahyudin mengajak pada semua untuk menjadikan Pancasila sebagai perilaku dalam keseharian
Wakil Ketua MPR Mahyudin mengatakan Indonesia mengalami krisis tokoh bangsa yang bisa memberi tuntunan. Kita punya banyak tokoh tapi tidak bisa menjadi contoh atau teladan
Kepada ibu-ibu majelis taklim, Mahyudin meminta untuk memilih pemimpin dan anggota legislatif berdasarkan bibit, bebet, dan bobot.
Mahyudin mengungkap sejumlah alasan MPR mensosialisasikan Empat Pilar MPR.