Pendiri Yayasan Australia Independent School (AIS) di Jakarta, Penny Robertson terus berupaya mendapat keadilan.
Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum Tahun 2024, khususnya yang berpotensi mencederai prinsip-prinsip moral, etika, demokrasi, kemanusiaan dan keadilan sosial, terutama yang mengancam perpecahan bangsa.