Maraknya konflik yang terjadi di berbagai dunia disebabkan oleh aksi terorisme atau kelompok radikal. Tentu, hal itu perlu didorong peran serta sejumlah negara untuk melakukan gerakan kemanusiaan.
Trump mengungkapkan, Eropa enggan mendukung dorongan anti-Iran untuk alasan ekonomi semata.
Pimpinan MPR mendukung peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Ormas yang diterbitkan Presiden Jokowi.
Praktik pungutan liar (pungli) disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain keserakahan, kesempatan dan kewenangan, serta kebutuhan.
Hampir sembilan dari 10 warga Filipina mendukung peran anti narkoba Presiden Filipina Rodrigo Duterte
Anggota Badan Legislasi DPR RI, Marlinda Irwanti mendorong sosialisasi anti narkoba diterapkan di sekolah-sekolah.
Presiden Iran menolak retorika anti-nuklir Amerika, dengan mengatakan Amerika Serikat satu-satunya negara yang pernah menggunakan bom atom.
Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan tidak ada masalah dengan pembelian sistem anti-pesawat S-400 Rusia
KPK dan sejumlah pihak yang menyebut dirinya sebagai pejuang anti korupsi dinilai memiliki niat untuk menghancurkan citra peradilan yang ada di tanah air.
Senjata api dan amunisi untuk Brimob yang diimpor oleh PT Mustika Duta Mas dinilai tidak berbahaya, apalagi anti tank. Senjata api dan amnuisi itu hanya dipakai untuk efek kejut.