Mengenai insiden beras menggumpal yang ternyata terjadi akibat hujan yang turun saat proses pembongkaran beras berlangsung di lokasi kantor kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang pada Minggu (1/8).
Perum Bulog mendapatkan penugasan dari negara untuk ikut dalam program bantuan sosial selama masa PPKM di era Pandemi COVID-19, khususnya dalam pengadaan dan penyaluran beras bantuan PPKM sejak 18 Juli 2021.
Pihak Bulog tidak memiliki niatan sama sekali untuk mengecewakan warga, peristiwa tersebut merupakan insiden yang tidak diinginkan siapapun termasuk Bulog.
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pihak terkait melakukan quality control sebelum mendistribusikan beras untuk bansos. Hal ini disampaikan LaNyalla menyusul ditemukannya beras bansos yang berkutu.
Sebelas komoditi itu antara lain berupa beras, daging, gula, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, ayam potong dan minyak goreng.
Bantuan beras ini dibagi menjadi 60.000 paket dan masing-masing paket berisi 5 kilogram beras.
Somasi yang dimaksud terkait tudingan ICW membentuk opini bahwa Moeldoko terlibat dalam perburuan rente obat ivermectin hingga ekspor beras.
Sekedar informasi, beras Sragen berhasil menembus pasar ekspor ke Negara tujuan Arab Saudi.
Di negara Sakura tersebut, porang dijadikan sebagai bahan baku beras shirataki yang sering digunakan sebagai beras diet.
Pendistribusian beras Bansos Non-Tunai terus kami lakukan setiap hari agar para KPM bisa segera merasakan manfaat bantuan ini.