Usai dinyatakan menang versi hitung cepat dalam Pilpres 2019, Capres Petahana Joko Widodo mendapat ucapan selamat dari 21 kepala negara asing.
Capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno kembali mengklaim kemenangan dalam kontestasi Pilpres 2019. Hal itu berdasarkan hasil perhitungan Real Count internal dari 300 ribu lebih TPS.
Telepn istana berdering. Perdana Menteri Singapura berikan ucapan selamat kemenangan untuk Jokowi.
Keenam lembaga survei itu meliputi LSI Denny JA, Indobarometer, Charta Politika, SMRC, Poltracking dan Voxpol
"Seharusnya suara Paslon nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin bisa tembus 60 persen. Tetapi hal itu tidak tercapai karena Tim Kampanye Nasional (TKN) tidak memaksimalkan peran para relawan menjelang hari pencoblosan," ujar Benget.
"Persaingan Pilpres ini begitu ketat, beda-beda tipis. Tetapi yang penting bagi Jenggala Center menang. Soal ada klaim muncul banyak kecurangan yang dituduhka saya kira ada mekanisme yang bisa menyelesaikan itu dengan bukti-bukti-fakta-fakta yang bisa dihadirkan. Mekanismenya sudah disediakan oleh undang-undang," kata Bang Oleng.
Kami mengharapkan sikap kenegarawanan dari Pak Prabowo, agar segera mengucapkan selamat atas kemenangan pasangan Jokowi-KH Ma`ruf Amin, sehingga massa segera kondusif, dan kini saatnya kita kembali membangun dan menjaga keutuhan bangsa
TGB mengatakan, tak adanya deklarasi kemenangan, karena Jokowi sangat menghormati kewenangan KPU.
Erick mengajak semua pihak menunggu keputusan resmi dari KPU. Yang pasti, Jokowi telah jelas mengatakan bahwa pemilu sudah berjalan dengan baik, sehingga mari semua satukan bangsa kita lagi.
"Kemudian, marilah kita kembali bersatu sebagai saudara sebangsa setanah air, setelah pemilu ini menjalin kerukunan dan persaudaraan kita," ujar Jokowi.