Menurut Malik, di berbagai belahan dunia manapun, terorisme merupakan tindakan yang tak dapat dimaafkan.
Rumah pribadi mantan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak yang berlokasi di Jalan Langgak Duta, dijaga ketat oleh aparat kepolisian.
Pelaku mengenakan mobil Honda Brio warna perak bernomor polisi F 1614 UZ yang diikuti petugas sejak wilayah Sukabumi.
Apalagi hal itu dilakukan berdekatan dengan hari besar umat Kristen dan jelang bulan Ramadan yang suci bagi umat Islam.
Polisi juga harus membongkar jaringan teroris mana yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut.
Aksi teror yang bertujuan untuk memberikan rasa takut kepada warga yang sedang melaksanakan ibadah di Gereja harus segera dihentikan.
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengutuk insiden teror bom yang terjadi di tiga gereja, di Surabaya, Minggu (13/5) pagi. Tindakan teror tersebut tidak dapat dibiarkan.
Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan untuk aksi teror menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1439 Hijriah.
Said Aqil juga meminta kepada semua pihak untuk menghentikan segala spekulasi yang bisa memperkeruh peristiwa tersebut.
Segala hal yang mengandung kekerasan sesungguhnya bertentangan dengan ajaran Islam dan bahkan bertentangan dengan ajaran agama apa saja.