Jumlah kasus di India melonjak 349.691 dalam 24 jam terakhir, rekor hari keempat berturut-turut, dan rumah sakit di Delhi dan di seluruh negeri menolak pasien setelah kehabisan oksigen medis dan tempat tidur.
Washington berada di bawah tekanan untuk berbuat lebih banyak membantu India, negara demokrasi terbesar di dunia dan sekutu strategis dalam upaya Presiden Joe Biden untuk melawan China, ketika negara itu bergulat dengan lonjakan infeksi virus corona yang memecahkan rekor.
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni mengapresiasi Ditjen Imigrasi di Kementerian Hukum dan HAM yang secara resmi menetapkan larangan masuknya warga negara India ke Indonesia. Hal ini seiring dengan semakin tingginya angka penularan Covid-19 di negara tersebut.
Pemerintah mesti tegas, bukan hanya melarang WNA asal India, tetapi juga WNA-WNA dari beberapa negara yang terindikasi mengalami kenaikan kasus.
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berharap pemerintah bertindak cepat mengantisipasi fenomena Warga Negara (WN) India yang eksodus ke Indonesia untuk menghindari `tsunami` Covid-19.
Surat edaran ini diterbitkan sebagai langkah antisipasi lonjakan kasus Covid-19 di India dengan lebih dari 15 juta orang terinfeksi.
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin acungi jempol gerak cepat India, Korea Selatan, Singapura, Australia hingga Amerika Serikat yang turut memberi bantuan dalam usaha menyelamatkan para kru dan prajurit KRI Nanggala.
Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Sultan B. Najamudin meminta Pihak karantina kesehatan kementerian kesehatan memperpanjang masa karantina 135 warga negara India yang baru saja memasuki wilayah RI selama dua pekan.
Kementerian Kesehatan India melaporkan 295.000 infeksi baru dalam 24 jam, setara dengan jumlah yang terlihat di Amerika Serikat pada Januari, dan 2.023 kematian, menjadikan total korban tewas di India menjadi 182.553.
India saat ini mencatat lebih banyak kasus baru virus korona daripada negara lain. Pada hari Senin, rata-rata tujuh hari untuk infeksi harian baru adalah sekitar 233.000, menurut Our World in Data.