Dalam hari ulang tahun ke-49 ini, semua masyarakat mengetahui, selain beras, ada lagi menu makanan dan pendamping beras lainnya. Sama-sama bergizi, bisa diolah, enak, dan tentu saja bermanfaat.
Agar Kita Tak Melulu Impor Beras
Perum Bulog sebagai perusahaan negara yang bergerak di bidang pangan memiliki perhatian dan kepedulian pada peningkatan gizi masyarakat melalui program Bulog Peduli Gizi.
Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Herman Herry menyalurkan bantuan ribuan paket beras dari Ketua DPR RI Puan Maharani kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pemberian bantuan Beras Fortivit melalui program Bulog Peduli Gizi ini sebagai salah satu bentuk keterlibatan mendukung program pemerintah dalam percepatan pencegahan stunting agar prevalensi bisa ditekan turun.
Budi Waseso menambahkan, pemerintah melalui Menteri Keuangan (Menkeu) sebetulnya sudah siap membayar utang pemerintah kepada Bulog
Musim panen padi pertama diperkirakan mundur dari mulai Februari menjadi Maret-April.
Beras FortiVit ini adalah beras bervitamin yang salah satu kandungan vitaminnya untuk menanggulangi masalah kekurangan gizi dari ibu hamil sampai balita.
Ini merupakan tahun ketiga pemerintah tak membuka keran impor.
Bantuan yang disalurkan untuk tahap pertama kepada warga terdampak berfokus pada kebutuhan pangan berupa beras, mie instan, air mineral, dan sarden kaleng.