Beras FortiVit ini adalah beras bervitamin yang salah satu kandungan vitaminnya untuk menanggulangi masalah kekurangan gizi dari ibu hamil sampai balita.
Ini merupakan tahun ketiga pemerintah tak membuka keran impor.
Bantuan yang disalurkan untuk tahap pertama kepada warga terdampak berfokus pada kebutuhan pangan berupa beras, mie instan, air mineral, dan sarden kaleng.
Begiatan ini merupakan komitmen nyata Bulog dalam menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan guna menunjang gizi dan pertumbuhan Balita Bawah Garis Merah (BGM).
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, optimistis impor beras bisa dihentikan. Syaratnya, pemerintah harus terus menerus meningkatkan produksi dan menjaga stok beras nasional.
Pemerintah akan selalu menjaga kekuatan stok beras nasional untuk menjaga keseimbangan dan ketersediaan pasokan beras di pasar, terutama di saat pandemi COVID-19 yang masih berkepanjangan.
Pemerintah akan selalu menjaga kekuatan stok beras nasional untuk menjaga keseimbangan dan ketersediaan pasokan beras di pasar
Stok beras yang dikuasai Bulog saat ini mencapai 1,3 juta ton.
beras Fortivit memiliki kandungan vitamin yang tinggi, seperti vitamin A, B1, B3, B6, Asam Folat, vitamin b12, dan zat besi atau zink.
Tercatat jumlah stunting balita di Cihaur sebanyak 73 dan Kertajaya 24.