Peristiwa itu terjadi setelah para pejabat dari Iran dan UEA bertemu untuk pertama kalinya dalam enam tahun di ibukota Iran untuk membahas cara meningkatkan keamanan maritim.
Staf Jenderal Angkatan Bersenjata Republik Islam memperingatkan petualangan AS, yang mengatakan itu pasti gagal. Sanksi itu adalah tanda pengecut.
INSTEX adalah kendaraan bagi Eropa untuk memenuhi komitmennya setelah AS menarik diri dari perjanjian nuklir, yang secara resmi disebut Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).
Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk eksekusi dan menuduh pasukan keamanan Bahrain menggunakan tindakan penyiksaan untuk memaksa dua pemuda itu mengaku pada sesuatu yang mereka tidak dilakukan.
AS menjatuhkan sanksi terhadap Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, pada Rabu (Kamis waktu setempat).
Menurut salah seorang pejabat Israel yang berbicara anonim, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meneken proposal tersebut pada Selasa (30/7) malam.
Mahmoud Waizi mengatakan, masalah itu akan dibahas lebih detail pada rapat kabinet pada hari Minggu mendatang.
Ayatullah Ali Khamenei mengatakan bahwa keinginan rakyat pada akhirnya akan menang di Bahrain, menyusul aksi protes terhadap eksekusi mati dua aktivis Syiah
Gedung Putih belum menghubungi Rusia terkait inisiatif tersebut. Namun dipastikan, Paman Sam akan menghubungi Moskow untuk menjelaskan keinginan dan maksud negara tersebut.