Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo bersama dengan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla turut menyaksikan dan memberikan dukungan kepada dua pesenam putri Indonesia yang berlaga pada final individual senam ritmik all around Asian Games 2018
Tim Merah Putih juga masih berpeluang meraih tiga medali emas lainnya pada hari ini melalui nomor tarung. Di kelas D putri (60-65kg), Indonesia menempatkan pesilat Pipiet Kamelia yang menghadapi pesilat Vietnam, Nguyen Thi Cam Nhi.
Atlet Indonesia yang turun di beregu putri dan putra berhasil menyumbang dua emas untuk membawa Merah Putih kini mengoleksi 22 medali emas.
Sebelumnya, medali emas di cabor tenis diraih grup putri di Asian Games yang berlangsung di Busan, Korea Selatan pada 2002 silam.
Walau tampil mengesankan di babak sebelumnya dengan mengalahkan Hongkong dan Korea Selatan, namun Pradipta dkk tak bisa membendung tim beregu putri asal Jepang.
Tim badminton beregu putri China memastikan satu tiket final setelah mengalahkan Thailand dengan skor 3-0, Selasa (21/08) di Istora Senayan.
Sebelumnya, timnas putra Indonesia mengalahkan tim dari China Taipei dengan skor yang sama 4-0 lewat aksi memukau Stefano Lilipaly yang mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut.
Sebelum masuk pelatnas Asian Games 2018, Defia Rosmaniar adalah atlet peraih medali emas untuk nomor individu poomsae putri dalam Kejuaraan Asia Taekwondo 2018 yang berlangsung di Ho Chi Minh
Sebanyak 18 atlet putra dari 9 negara dan 16 atlet putri dari 8 negara akan terlibat memperebutkan dua medali emas yang tersedia.
Kahiyang Ayu melahirkan putri pertamanya. Presiden Joko Widodo ikut menyaksikan proses persalinannya.