Pemerintah diminta serius untuk mengkaji letusan Gunung Agung, di Bali. Hal itu guna mengantisipasi jika terjadi letusan susulan.
Menurut Arie, debu vulkanik telah menutup kawasan udara di bandara hingga menyentuh level dua.
Dari data spektrum gelombang suara dentuman yang terjadi hari ini mencapai 20 herzt.
Hingga saat ini sebanyak 22 penerbangan maskapai asing untuk rute internasional termasuk satu rute domestik batal terbang dari dan menuju Bali.
PVMBG mencatat arah semburan abu vulkanik tersebut sesuai dengan arah angin yang bertiup lemah ke arah barat.
Apalagi status Gunung Agung sudah turun dari level Awas ke Siaga.
Untuk diketahui, perpanjangan masa keadaan darurat ini adalah yang ketiga kalinya sejak Gunung Agung dinaikkan status Awas (level 4) oleh PVMBG pada 22 September 2017.
Menurut ilmuan China, gunung tersebut berisiko roboh, yang berujung limbah nuklir akan mengaliri kawasan terdekat Beijing