Sebagai anggota UE, Jerman berkewajiban menunggu Badan Obat Eropa (EMA) untuk menyetujui vaksin tersebut.
Kementerian Luar Negeri Prancis mengatakan di akun Twitternya, utusan lain dari Jerman, Austria dan Italia juga membatalkan keterlibatan mereka dalam acara 14 Desember itu.
Kanada dan Amerika Serikat (AS) akan menjadi negara Barat pertama setelah Inggris yang memulai inokulasi dengan vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech Jerman.
Pada 11 Desember 1941, empat hari setelah Jepang menyerang Pearl Harbor, Jerman dan Italia menyatakan perang terhadap Amerika Serikat.
Hingga 249.000 dosis vaksin yang diproduksi Pfizer dengan mitra Jerman BionNTech SE akan tiba bulan ini, dan tiga juta dosis lagi harus dikirimkan pada awal 2021.
Hingga kini COVID-19 telah menewaskan lebih dari 1,4 juta orang secara global, lebih dari 54.000 di antaranya di Prancis, dan menggelincirkan ekonomi dunia.
Jerman sedang terburu-buru untuk mempersiapkan pusat vaksinasi di seluruh negeri sehingga dapat mulai menawarkan suntikan dengan cepat begitu vaksin telah disetujui di Eropa.
Jumlah infeksi baru di Jerman telah stabil pada tingkat yang tinggi sejak penguncian parsial diberlakukan pada 2 November untuk menahan gelombang kedua infeksi COVID-19.
Peningkatan kasus COVID-19 masih terlalu tinggi dan jumlah kematian menjadi alasan yang memprihatinkan.
Turki melayangkan protes ke Jerman dan Uni Eropa setelah pasukan Jerman milik misi militer Uni Eropa mencoba untuk mencari kapal kargo Turki