Berbulan-bulan belajar di rumah akibat pandemi virus corona baru (Covid-19), akhirnya siswa di Kota Wuhan, China bisa kembali belajar di sekolah pada Rabu (6/5).
Pertama, jangan stres. Nadiem mengatakan sebuah hal yang normal bila selama pandemi banyak guru dan orang tua yang gagap menggunakan teknologi.
Rhenald Kasali menyebut masih banyak siswa yang mengalami kebingungan saat menerapkan kegiatan Belajar dari Rumah, setelah ditiadakannya belajar tatap muka di sekolah.
“Dalam situasi covid-19 dengan penerapan PSBB seperti sekarang ini, sangat sulit bagi para pendidik, untuk dapat secara efektif melakukan aktivitas belajar dan mengajar di kelas. Jadi bagi kami, Nakula Edu sangat membantu mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar menjadi lebih efektif dan efisien, “Kata Siti
Pasalnya, dengan kebijakan Belajar dari Rumah yang diinstruksikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim, kini guru didorong untuk segera melakukan penguasaan teknologi.
Mendikbud seharusnya bisa memanfaatkan para guru pembuat konten di bimbel daring berbayar, untuk membuat konten di Rumah Belajar.
Menurut Faqih, Nadiem sebelumnya tidak pernah membahas penggunaan Dana BOS untuk biaya langganan bimbingan belajar (bimbel) daring dalam Rapat Kerja (Raker) DPR.
"Belajar daring di daerah yang kaya jaringan internet saja belum bisa menjamin pembelajaran berlangsung efektif. Bisa dibayangkan seperti apa efektifitas pembelajaran melalui televisi. Sementara itu faktanya masih banyak siswa yang tinggal di daerah tak terjangkau jaringan internet," kata Zainuddin
De Rossi berharap untuk mengunjungi pelatih hebat seperti Guardiola untuk belajar dari keahlian mereka.
Program ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah sebelumnya, untuk meniadakan kelas tatap muka akibat pandemi virus corona baru (Covid-19), dan menggantinya dengan kelas jarak jauh.