Dalam makalah tersebut, keduanya mengaku terkejut setelah mengetahui bahwa Covid-19 sudah disesuaikan sedemikian rupa dengan penularan manusia.
Sebuah penelitian kolaborasi antara 12 ilmuwan Amerika Serikat dan Jepang menemukan, virus corona baru (Covid-19) dapat menular lewat kucing.
Pandemi Covid-19 tidak hanya menyulitkan kehidupan manusia. Hewan pun terkena dampaknya.
Kebutuhan pangan asal hewan di masyarakat perlu terus dijaga, mengingat masyarakat butuh sumber protein untuk menjaga stamina dan kebutuhan daya tahan tubuh.
Trump sedang menugaskan mata-mata untuk mencari tahu lebih lanjut asal-usul virus, yang pada awalnya disebut muncul di pasar Wuhan yang menjual hewan-hewan eksotis, tetapi sekarang diperkirakan berasal dari laboratorium penelitian virus di dekatnya.
Seekor anjing pesek di North Carolina, Amerika Serikat (AS) dinyatakan positif terinfeksi virus corona baru (Covid-19), menurut American Humane Society.
Sebuah peternakan Wisconsin sedang merayakan kelahiran hewan yang sangat tidak biasa yakni seekor kambing dengan dua wajah.
Jejaring laboratorium veteriner di lingkup Kementan sudah menerapkan manajemen biorisiko, yang bertujuan melindungi tenaga kesehatan hewan dan teknisi laboratorium
Baznas melalui Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik tetap berusaha untuk meningkatkan kapasitas peternak mustahik agar bisa bertahan
Kucing itu adalah hewan ketiga yang dinyatakan positif di Hong Kong, setelah sebelumnya dua anjing yang dinyatakan positif corona setelah menjalani pemeriksaan.