Keberhasilan evakuasi WNI dari Teheran ke Azerbaijan tersebut atas kerja sama KBRI Teheran dan KBRI Azerbaijan dengan dukungan dari berbagi pihak.
Mereka berangkat dari Teheran pada Jumat, sekira pukul 07.30 waktu setempat menggunakan empat bus.
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syamsu Rizal Mi, secara tegas mendesak pemerintah untuk mempercepat evakuasi WNI yang terjebak di tengah ketegangan tersebut.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menetapkan status kesiagaan di Kedutaan Besar RI di Teheran menjadi siaga I, menyusul memanasnya konflik antara Iran dan Israel dalam dua hari terakhir.
Kalau memang perlu sementara kita sampai aman, kira-kira sebulan ditarik atau langkah lain.
UNHCR diminta membantu WNI yang berstatus sebagai pekerja migran, pencari suaka, dan stateless atau tak memiliki kewarganegaraan.
Yang bersangkutan bergabung dengan tentara Rusia tanpa izin presiden sejak desersi.
Ini harus menjadi pengingat betapa pentingnya perlindungan terhadap WNI, khususnya para pekerja migran Indonesia (PMI).
Sejauh ini WNI aman, Alhamdulillah baik. Yang luka-luka, apalagi korban jiwa tidak ada.