Maulid Nabi Muhammad SAW, yang diperingati setiap 12 Rabiulawal dalam kalender Hijriah, bukan hanya menjadi momen spiritual bagi umat Islam di Indonesia, tapi juga peristiwa budaya yang mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat.
Dalam penanggalan Hijriah, Rabiul Awal menempati urutan ketiga dan memiliki kedudukan istimewa dalam tradisi keagamaan umat Islam
Rabiul Awal adalah salah satu bulan yang memiliki nilai kedudukan, dan keutamaan istimewa dalam agama Islam. Di bulan ketiga dalam kalender Hijriah inilah sejarah mencatat kelahiran manusia paling mulia, Nabi Muhammad SAW, yang membawa cahaya bagi seluruh semesta.
Rabiul Awal merupakan salah satu bulan dalam kalender Hijriah yang memiliki kedudukan istimewa. Bulan ini dikenal sebagai bulan ketiga dalam kalender Hijriah, setelah Muharram dan Safar. Namun, masyarakat Jawa memiliki penyebutan khusus untuk bulan ini, yakni "bulan Mulud".
Kemenag akan menggelar kegiatan Blissful Mawlid dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW ke-1447 Hijriah
Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Ibadah ini dilakukan setiap tanggal 13, 14, dan 15 dalam kalender Hijriah yang bertepatan dengan malam bulan purnama.
Bulan Safar, bulan kedua dalam kalender Hijriah dan Jawa, kerap dianggap biasa saja, bahkan sebagian masih meyakininya sebagai bulan penuh sial. Padahal, dalam Islam, bulan ini adalah momen strategis untuk memperbanyak amal dengan ganjaran pahala yang luar biasa besar.
Dalam kalender Hijriah, bulan kedua dikenal sebagai Safar, sebuah nama yang sekilas terdengar sederhana, namun menyimpan sejarah dan makna yang tidak kalah dalam dibanding bulan-bulan lainnya.
Kapan Bulan Muharram 2025 Berakhir dan Bulan Safar 2025 Dimulai?
Kenapa 1 Muharram Ditetapkan sebagai Tahun Baru Islam? Ini Sejarahnya