Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik Jarak Jauh dari Dekat Pyongyang
Kepala Badan Antariksa Rusia Roscosmos, Yuri Borisov mengatakan rudal Sarmat telah mengambil tugas tempur.
Korea Utara menggunakan teknologi rudal balistik yang dilarang.
Militer Korea Selatan mengatakan, Korea Utara menembakkan dua rudal balistik ke laut lepas pantai timurnya pada Senin malam (24/7).
Korea Utara menembakkan dua rudal balistik ke laut di pantai seberangnya menuju Jepang hanya tiga hari sebelumnya.
Rudal balistik itu ditembakkan hanya beberapa jam setelah kapal selam rudal balistik Amerika Serikat (AS) tiba di pelabuhan Korea Selatan.
Amerika Serikat (AS), Korea Selatan, dan Jepang berjanji untuk bekerja sama dengan komunitas internasional memperketat sanksi terhadap Pyongyang.
Korea Utara juga mengklaim pesawat pengintai AS baru-baru ini melanggar wilayah udaranya di dekat pantai timur.
Tindakan terbaru oleh Korea Utara terjadi ketika Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS), Jake Sullivan, berada di Tokyo untuk bertemu dengan mitranya dari Jepang dan Korea Selatan.