Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin geram atas temuan sayur mayur (hortikultura) impor beredar di pasaran.
Jumlah anggota KWT Dukuh Mandiri yang dibina pada kegiatan pemanfaatan pekarangan ini 30 orang yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan meningkatkan pendapatan.
Sektor pertanian di tengah pandemi virus corana baru yang dikenal COVID-19 harus diperkuat sehingga benar-benar menjadi penyokong utama perekonomian nasional.
Sayur Kendal memperluas kemampuan pasokannya dengan menjalin kemitraan strategis dengan asosiasi seperti Masyarakat Pertanian Organik Indonesia
Petani dan masyarakat tidak ragu memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga, seperti sayur-sayuran, umbi-umbian, buah-buahan, sumber rempah dan bumbu-bumbu dapaur.
Bermodalkan iuran Rp5.000, KWT yang bernama Mekar Jaya ini mampu memproduksi sayuran segar dari pekarangan rumah.
Teknologi informasi dan komunikasi berperan penting dalam pemasaran produk pangan khususnya sayuran sehingga menjadi lebih efisien.
selama situasi pandemi COVID-19 ini, sayur segar seperti Sawi, Pakcoy, Bayam, Kacang Panjang banyak dicari konsumen Sayur Kendal.
Family farming merupakan cara mudah dalam menghasilkan panganan sehat dan berkualitas seperti sayur-mayur, umbi-umbian, aneka buah dan sumber protein hewani termasuk ikan sesuai potensi lokal.
Aksi buang-buang sayur itu terjadi menjelang pemberlakuan Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Malang Kota pada Minggu (17/5)