Presiden AS Donald Trump telah menyebabkan kekhawatiran di antara beberapa negara karena kurangnya dukungan.
Proyek kontroversial tersebut diluncurkan secara resmi setelah kunjungan ke Kolombo oleh Presiden China Xi Jinping pada tahun 2014.
Dari 18 negara bagian, Maine akan melakukan peningkatan terbesar, yakni hingga 1,00 dollar menjadi 10,00 dollar per jam
China akan membuat akses pasar jauh lebih mudah, melindungi hak-hak sah perusahaan asing dan menciptakan lingkungan bisnis yang adil.
Bahram Qassemi menganggap dukungan pejabat Amerika Serikat (AS) atas aksi unjuk rasa yang menentang kondisi ekonomi di beberapa kota di Iran adalah sikap oportunis.
Pemerintah berencana untuk menyediakan 320.000 posisi baru dengan memperluas pekerjaan sektor publik
Pertumbuhan ekonomi Asia diprediksi akan terus melonjak dan China kemungkinan bisa menyalip tempat Amerika Serikat sebagai produsen dolar terbesar di dunia hanya dalam waktu satu dekade.