Iran menunjuk hidung Amerika Serikat (AS), Israel, dan Yahudi sebagai pembuat virus corona (Covid-19) yang menjadi pandemik di seluruh dunia saat ini.
Negara Afrika utara itu telah mengkonfirmasi pada Minggu pagi 919 kasus virus corona, termasuk 59 kematian.
Ashrawi mencatat bahwa pendudukan Israel telah mengabaikan kondisi kesehatan orang-orang Palestina di Yerusalem sejak dimulainya penyebaran virus corona.
Upacara Api Kudus tetap digelar meski sedang berada di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19).
Menurut Kementerian Kesehatan Israel, 95 orang masih dalam kondisi serius sementara 241 orang pulih.
Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah, bekerja sama dengan para pejabat kesehatan Israel.
Hal ini dilakukan karena Palestina tidak mudah mengimpor alat-alat medis dari luar negeri, termasuk China dan Korea Selatan.
IIBR juga terlibat dalam pengumpulan plasma dari orang-orang yang telah pulih dari infeksi virus corona baru, dengan harapan hal ini dapat membantu penelitian
Puluhan ribu orang ditangkap di Turki karena dicurigai memiliki hubungan dengan kudeta yang gagal pada 2016 terhadap Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Sejauh ini, Israel telah mencatat 4.347 kasus virus dan 15 kematian.