Trump mengatakan, virus corona bisa terjadi akibat sebuah kesalahan yang keluar dari kendali atau dilakukan dengan sengaja.
Texas dan Vermont akan mengizinkan bisnis-bisnis tertentu untuk buka kembali Senin (20/4/2020)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan bahwa AS telah meneliti asal-usul pandemi virus corona (Covid-19) melalui penelitian sendiri.
Jumlah ini termasuk US$16 miliar atau Rp244 triliun dalam bentuk pembayaran langsung kepada produsen dan pembelian massal daging, susu, sayuran, dan produk lainnya.
AS telah memotong lebih dari $ 200 juta bantuan untuk Palestina setelah tinjauan yang diprakarsai oleh Presiden Donald Trump pada Agustus 2018.
Anggota parlemen Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik menyarankan Presiden AS Donald Trump menahan bantuan untuk Badan Kesehatan Dunia (WHO), sampai Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus mengundurkan diri.
Trump mengklaim WHO gagal mengungkapkan atau menanggapi informasi yang kredibel pada Desember yang menyatakan virus itu dapat menyebar melalui transmisi antar manusia.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menanggapi keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan pendanaan bagi WHO
Keputusan Trump tersebut merupakan tanda pendekatan yang sangat egois dari otoritas AS terhadap apa yang terjadi di dunia disaat pandemi virus corona mewabah.
Keputusan Negeri Paman Sam itu merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan karena dilAkukan pada saat dunia sedang fokus memerangi virus corona (COVID-19.