Kita harus bisa membimbing mereka agar fokus mengolah potensi diri mereka dan mencapai mimpi-mimpi besar ke depannya.
Robredo, 56, seorang pengacara hak asasi manusia dan janda mantan menteri dalam negeri, memimpin oposisi dan kritis terhadap petahana Rodrigo Duterte dan perang berdarahnya terhadap narkoba.
menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya khusus kepada masyarakat Papua
Duterte telah berulang kali menyerang satu-satunya pengadilan kejahatan perang permanen di dunia dan bersikeras bahwa pengadilan itu tidak memiliki yurisdiksi di Filipina.
Sepanjang bulan September, Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) berhasil menorehkan prestasi cemerlang dalam pemberantasan narkoba.
BNN dan Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Maka peran Gannas serta seluruh stakeholder sangat diperlukan dalam membantu BNN dan Polri.
Duterte tidak menyebutkan penyelidikan formal terhadap kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan, yang disetujui oleh hakim dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) pekan lalu, meskipun ia tampaknya menolak campur tangan luar dalam masalah hak asasi manusia.
ICC mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa hakim telah menyetujui permintaan jaksa untuk memulai penyelidikan atas potensi pembunuhan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.
Saat ini narkoba masih menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia.