Berdasarkan data di Terminal Pulo Gebang, peningkatan jumlah kedatangan penumpang terjadi pada tanggal 26 April sebanyak 2.721 penumpang dan terus berada di atas 2 ribu kedatangan hingga hari ini.
Sekutu Ukraina juga telah mengirimkan amunisi dalam jumlah besar dan beberapa negara mitra NATO, seperti Swedia dan Australia, juga telah menyediakan kendaraan lapis baja.
Kurangnya akses dan perbedaan antara jumlah anak perempuan dan laki-laki menimbulkan risiko serius bahwa perempuan akan tertinggal secara ekonomi di dunia yang semakin terhubung secara digital.
Listyo Sigit mengatakan setidaknya terdapat penurunan sekitar 13 persen jumlah pemudik yang melakukan perjalanan arus balik hingga kini.
Perusahaan Swedia juga mencatatkan jumlah pelanggan yang membayar tumbuh menjadi 210 juta.
Jumlah tersebut meningkat dibanding pada Hari Idul Fitri, Sabtu (22/4) atau hari H pertama (1), total jumlah penumpang sebanyak 7.212 orang, yang terdiri atas penumpang berangkat 4.941 orang dan tiba 2.271 orang.
Pos Pengamanan Gerbang Tol Kalikangkung Semarang mencatat jumlah kendaraan yang melintas dari arah barat sejak pukul 06.00 hingga 12.00 WIB mencapai 10.650 unit.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan hingga dua kali lipat dari kondisi normal. Sedangkan khusus untuk Stasiun Gambir, berdasarkan data terbaru per pukul 06.15 WIB, ada 14.337 penumpang yang tiba hari ini.
Diprediksi, jumlah kendaraan yang akan kembali ke Jabotabek pada H+1 sampai dengan H+7 di empat gerbang tol (GT) Barrier/Utama, akan mencapai 1,6 juta Kendaraan, naik 5,1 persen terhadap Lebaran 2022 dan naik 67,5 persen terhadap lalin normal.
Sementara jumlah keseluruhan pengguna jasa yang berangkat mulai 12-23 April 2023 (H-10 sampai H2) tercatat 445 ribu penumpang baik dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen.