Sebuah kapal tanker yang mengangkut minyak Iran diketahui melakukan bongkar muat di tengah laut, dekat Kota Zhoushan, China.
Iran mengatakan penerapan kembali sanksi AS tidak dapat diterima.
Kementerian Luar Negeri Qatar diam-diam melakukan kunjungan ke Iran untuk membahas situasi yang memanas di Teluk.
Kedutaan AS di Baghdad mengatakan Kementerian Luar Negeri telah memerintahkan penarikan karyawan dari misi diplomatik AS di ibu kota Irak dan konsulatnya di Erbil.
Adapun untuk mencapai diplomasi antara Teheran dan Washington, syaratnya ialah AS tidak boleh lagi melakukan perang apapun di Timur Tengah.
Di bawah kesepakatan nuklir, Teheran diizinkan untuk memproduksi uranium yang diperkaya rendah dengan batas 300 kg, dan menghasilkan air berat dengan cadangan sekitar 130 ton.
Khamenei mengatakan, setiap konfrontasi antara AS dan Iran tidak akan menjadi perang militer, dan bahkan tidak akan ada perang apa pun.
Trump membantah sedang mempersiapkan 120.000 tentara untuk dikerahkan ke Timur Tengah menghadapi segala ancaman ancaman Iran.
Kendati demikian, pengiriman minyak akan berhenti Mei ini, menyusul sanksi Amerika Serikat mulai berlaku.
Pompeo mendesak Rusia untuk mengakhiri dukungan bagi Presiden Nicolas Maduro, tetapi seruannya ditolak mentah-mentah oleh Moskow.