Bidang pertanian sangat menjanjikan di masa depan. Kebutuhan akan produk-produk pertanian termasuk pangan akan terus bertambah di masa datang, banyak konglomerat yang berjaya lahir dari bidang pertanian.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman disebut sebagai menteri radikal lantaran gebrakannya dalam bidang pertanian mampu menghasilkan berbagai capaian membanggakan buat Indonesia
Dari 25 juta hektare luas lahan rawa lebak di Indonesia, baru sebagian kecil yang dimanfaatkan secara intensif untuk pertanian.
Rantai regulasi komersialisasi tanaman bioteknologi di Indonesia dinilai masih terlalu panjang.
Survei BPS) terkait pertumbuhan ekonomi Triwulan II Tahun 2018 yang menyatakan kontribusi pertanian pada laju partumbuhan PDB mencapai 13,63 persen.
Peningkatan produksi pertanian sebagai dasar mewujudkan ketahanan pangan menunjukan progres yang sangat signifikan, bahkan pertambahan penduduk yang cukup besar tidak membuat ketahanan pangan kendor.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Momon Rusmono menyatakan pengembangan sumberdaya manusia (SDM) adalah kunci keberhasilan sektor pertanian yang telah dicapai.
Kementerian Pertanian (Kementan) sudah memantau jauh hari sebelumnya. Khususnya komoditas strategis. Itu dilakukan untuk mengantisipasi gejolak harga.
Badan Karantina Pertanian melakukan penolakan terhadap pemasukan unggas dan produk unggas segar atau yang belum diolah dari Malaysia setelah tanggal 9 Agustus 2018.
Kementerian Pertanian telah mengembangkan suatu jejaring inovasi dimana isolat H5N1 dikarakterisasi secara antigenik dan genetik.