Gebrakan Menteri Amran Sulaiman yang bekerja keras dan radikal mendorong sektor pertanian khususnya mempercepat pemberian bantuan ke petani dari sebelumnya melalui proses tender dirubah menjadi penunjukan langsung
Hujan apresiasi mewarnai Rapat Kerja Komisi IV DPR dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman
Edi mengapresiasi upaya terus menerus Kementan meningkatkan investasi asing di sektor pertanian.
Aturan pengadaan benih, pupuk, dan obat-obatan tersebut dibuat untuk menyesuaikan kebutuhan pertanian yang harus cepat dalam mengejar waktu tanam.
Delapan dari 10 atau 80 persen pengusaha terkaya bergerak di sektor pertanian.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Kementerian Pertanian (Kementan), menunjukkan produksi gabah petani mencapai angka 80 juta ton atau setara dengan 46,5 juta ton beras.
Amran juga akan meletakkan pondasi sektor pertanian, membangun rain water harvester system, embung dan seterusnya di seliruh Indonesia.
Kementan perkenalkan beragam pangan organik lokal Indonesia ke Denmark. Dengan itu Indonesia dipercaya dapat semakin meningkatkan ekspor pertanian ke Denmark.
Selain aspek produktivitas lahan pertanian, Kemendes PDTT juga berkomitmen penuh untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui pemberian bantuan berupa perlengkapan kegiatan belajar mengajar untuk SLTP sebesar Rp 100 juta di KTM Pawonsari.
Kebijakan ini merupakan bagian dari kampanye melawan bahan kimia, yang selama ini mengancam kehidupan lebah penyerbuk tanaman.