Terlepas dari peningkatan produksi padi dan jagung, kesejahteraan petani terlihat dari membaiknya Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) dalam beberapa tahun terakhir.
Potensi untuk pengembangan pertanian seluas 21,82 juta hektare atau 64 persen.
Menurut Amran, taman yang terbentang luas tersebut dulunya adalah bekas lahan tambang, yang kemudian disulap menjadi areal pertanian yang produktif.
Di 2017, ekspor pertanian mencapai Rp442 triliun, naik 24 persen dibanding 2016, sehingga berdampak pada surplusnya neraca perdagangan pertanian 2017 sebesar Rp214 triliun.
Dari 10 konglomerat di Indonesia, delapan orangnya bergerak di sektor pertanian.
Tahun ini, ekonomi negara itu tumbuh enam persen yang didorong sektor pertanian dan pertambangan.
Kementan memberikan instruksi kepada seluruh jajaran ASN Lingkup Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung Gesbuk.
Putra Bone itu mengatakan, sebelumnya petani hanya mampu menekan Rp2 juta per hektare, kini setelah adanya mekanisasi pertanian, petani mampu menekan Rp1 juta hetare
Amran menekankan, jika mekanisasi pertanian diterapkan di seluruh Indonesia, maka petani mampu menekan biaya Rp360 miliar.