Harus saya sampaikan bahwa kita patut bersyukur atas kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia. Dan ini momen yang sangat langka.
Mohon pak dikawal, karena namanya juga quick win, mudah-mudahan pemerintahan baru yang ke depan ini bisa merealisasikan program ini.
Pak Menkumham ini untuk menjembatani, menjembatani masa transisi, pas di ujung. Di ujung tanduk, beliau masuk sehingga bisa selamat gitu.
Saya lihat di tingkat pemerintah ini yang tidak kompak. Menteri Keuangan Sri Mulyani berkali-kali menyebut rencana tersebut akan diimplementasikan pada tahun anggaran 2025. Tetapi Menteri Teknis mewacanakan waktu implementasi yang berubah-ubah.
Pemerintah Indonesia wajib memfasilitasi Misa Akbar tersebut ya dan bisa dipastikan bahwa kegiatan tersebut bisa berjalan dengan lancar, tertib, damai, dan tidak ada kendala apapun.
Jadi ya, saya kira sesuatu yang wajar. Kita pun juga di RK-Siswono juga akan terus bekerja untuk memastikan supaya keterpilihannya bisa dipastikan lebih tinggi.
Isu mental health ini bukan lagi jadi sekadar wacana. Karena buktinya valid dan nyata. Dengan memperhatikan unsur mental, kita harap tidak lagi ada senior-senior yang melakukan perundungan untuk juniornya. Dan mereka yang menjadi korban juga jadi punya pendampingan.
Jadi memang keputusan menurunkan harga ini sudah seharusnya, sebagai aksi korporasi dalam menjaga keseimbangan harga produksi dan harga jual. Harga BBM non subsidi kita kan mengikuti mekanisme pasar. Jadi naik-turun bergantung harga minyak di pasar dunia.
Komitmen Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Harus Diperkuat