Elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma`ruf Ma`ruf Amin masih unggul dengan pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno.
Pasangan Capres petahana Jokowi-Ma`ruf Amin diprediksi bakal tumbang dalam menghadapi Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam kontestasi Pilpres 2019.
Jelang pelaksanaan Pilpres 2019, peta politik di Jawa Tengah (Jateng) mulai berubah. Hal itu ditandai dengan dukungan yang diberikan sejumlah tokoh politik dan ulama kepada Prabowo-Sandiaga Uno.
Dua calon presiden (Capres), Jokowi dan Prabowo Subianto, menjadi fitnah dan ujaran kebencian yang selama ini dialamatkan kepada keduanya.
Saurip Kadi yang dikenal sebagai teman seangkatan Capres Nomor 02 Prabowo Subiyanto di AKABRI (Nomor Akademi 70), menyebut Prabowo kembali mempermalukan TNI.
Mengambil alih 51 persen saham PT Freeport Indonesia oleh pemerintahan Presiden Jokowi dinilai hanya sandiwara alias pura-pura.
Capres nomor urut 01 Jokowi meyakini bahwa Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto adalah seorang negarawan dan Pancasilais. Prabowo dinilai menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.
Jokowi mengimbau agar konflik seperti itu tidak dianggap remeh. Sebab, hal itu justru bisa memicu perang teknologi dan elektronik yang dimanfaatkan dari luar untuk menusuk langsung ke dalam negeri.
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tampak terlihat geram ketika menjelaskan keteguhannya terhadap Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia saat debat Capres.
Dilan yang artinya Digital Melayani. Jokowi menampilkan istilah itu sebagai kredo kemajuan tata pemerintahan yang akan dilakukan.