Padahal survei semua mengatakan tidak ada yang menang. Paling (Prabowo) kalah tipis atau kalah banyak.
Pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Jokowi-Ma`ruf Amin diprediksi bakal kalah dari pasangan Prabowo-Sandiaga Uno dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dinilai tidak mendidik dalam berpolitik. Untuk itu, Bawaslu diminta untuk menindak Luhut soal pemberian amplop kepada Kiai Muntasor di Madura beberapa hari lalu.
BPN Prabowo-Sandi melaporkan Metro TV ke Dewan Pers karena telah menyiarkan berita hoax terkait kampanye capres nomor urut 02 itu di Padang, Selasa (2/4).
Prabowo Subianto menyerukan kepada relawan dan pendukungnya di seluruh penjuru tanah air, agar 17 April nanti menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS) guna mengantisipasi kecurangan.
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf kepadakarena tidak bisa memberikan uang kepada warga Minang saat hadir dalam kampanye.
Rencana deklarasi ini, katanya lagi, akan dihadiri oleh warga Bugis Makassar Rantau dari seluruh Indonesia untuk Prabowo-Sandi.
Ada sejumlah habaib terkemuka yang menerima KTA partai berlambang banteng moncong putih. Diantaranya Habib Husein Muhdar Almuhdar, Habib Muhammad Sholeh Al Muhdar, Habib Ali Assegaf.
Jokowi kembali unggul saat simulasi dua nama diujikan. Capres Jokowi unggul 43,8 persen atas capres Prabowo Subianto yang mendapat 40,3 persen. Sekitar 15,9 persen belum memilih nama capres.
Juru Bicara TKN Jokowi-Ma`ruf, Mukhamad Misbakhun, menyindir kubu Prabowo-Sandiaga karena dianggap membajak gagasan sejak 2014 soal pemisahan Kementerian Keuangan dengan Ditjen Perpajakan.