Bagi para santri, kemenangan bagi Jokowi-Ma`ruf sangat penting karena pasangan inilah yang diyakini merupakan pasangan yang memiliki visi yang sesuai dan mampu penjaga marwah Ahlusunnah Wal Jamaah.
Peserta tersebut terdiri dari petani, santri tani milenial, Gerakan Petani Muda Indonesia (Gempita), penyuluh dan pendamping desa.
Pengasuh Ponpes An Nur, KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) menjelaskan, pertemuan kali ini juga untuk merukunkan para alumni pesantren.
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi sikap para kiai dan santri yang telah menjadi penyejuk ditengah suasana kebangsaan yang semakin menghangat jelang kontestasi Pemilu 2019.
Relawan Jokowi Deui selalu berdampingan dengan pesantren, dalam rangka mendukung Jokowi-Ma`ruf. Mereka tetap melakukan kebaikan.
Panglima TNI akan meresmikan Kesatuan Santri Patriot Pondok Pesantren Nurul Jadid, serta Resimen Mahasiswa Unuja Probolinggo.
"Santri yang mandiri dan mampu berwirausaha, diharapkan bisa berkontribusi untuk kepentingan negara," ujar Kiai Ma`ruf.
Kiai Cecep yang dikenal sebagai ulama kharismatik Tasikmalaya mengeluarkan seruan agar seluruh santri dan alumni Ponpes Bahrul Ulum memilih Jokowi-Kiai Amin pada 17 April 2019.
Kelompok muda atau kini populer dengan sebutan milenial yang meliputi kalangan pelajar, mahasiswa, dan santri, adalah kader yang menentukan masa depan bangsa.
Daerah Istimewa Yogyakarta dinilai sebagai wilayah yang kondusif untuk pemenangan Jokowi-KH Ma`ruf Amin pada Pilpres 2019.