Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) melihat sistem ketatanegaraan Indonesia membutuhkan banyak kajian, diskusi ilmiah dengan satu tujuan menuju kesempurnaan sistem agar sistem ketatanegaraan Indonesia lebih baik di masa depan.
Menanggapi keluhan tersebut, Ketua MPR turut menyampaikan rasa prihatin. Zulkifli Hasan mendorong agar PDHI segera mengadakan seminar, menyangkut problematikan kesehatan hewan di Indonesia.
Kedatangan Lukman ke komplek parlemen untuk mengundang Zulkifli Hasan pada acara Adkasi yang hendak digelar pada Februari 2019.
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) tak bosan menyerukan agar masyarakat menjadikan tahun politik pileg dan pilpres 2019 sebagai ajang silaturahmi dengan satu tujuan mencari pemimpin nasional untuk semua rakyat Indonesia.
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) menegaskan bahwa momen Pilpres 2019 didesain untuk semakin merekatkan persatuan bangsa bukan dimaksudkan untuk memecah bangsa.
Zulhasan menekankan, tahun politik bukan digunakan untuk berperang antar saudara setanah air tapi digunakan untuk memilih para pemimpin nasional yang akan membawa bangsa ini maju dan meningkatkan kesejahteraan rakyat pemilih atau bukan pemilih.
Beberapa hari ini tersiar kabar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana mengembalikan atau menghidupkan kembali mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) karena dianggap sangat penting untuk menguatkan pemahaman Pancasila pada anak-anak didik.
Selain memperkokoh kebersamaan dan jati diri, Zulkifli juga berharap pemuda Muhammadiyah menjadi model bagi pemuda-pemuda lainnya untuk menguasai ilmu pengetahuan.
Tak jauh dari Pulau Damar Besar, gugusan Pulau Seribu, Jakarta, Ketua MPR Zulkifli Hasan melepas karangan bunga ke laut. Melepas Karangan bunga ke laut merupakan salah satu prosesi Peringatan Hari Pahlawan yang diselenggarakan di KRI Banda Aceh, 10 November 2018.