Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan kemenangan atau kesuksesan dalam pemilu adalah kalau kita bisa menjahit kembali persatuan kita. Kita bisa kokoh, bersatu, saling menghormati dan menyayangi
Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan, tidak benar jika Pemilu disebut sebagai perang total. Sebab, pada dasarnya Pemilu merupakan pesta demokrasi bagi seluruh rakyat.
Saat ini, kata Zulkifli, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 hanya membolehkan calon presiden yang berasal dari partai politik atau gabungan partai politik. Berbeda dengan Bupati dan gubernur, yang boleh dari calon independen.
Demokrasi di Indonesia diakui memang mahal. Untuk membayar saksi satu provinsi saja bisa menghabiskan miliaran rupiah.
Ketua MPR Zulkifli Hasan menerima sejumlah komponen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Kebangkitan Indonesia (GKI), yaitu purnawirawan TNI-Polri, organisasi kejuangan (Pepabri, FKPPI, IARMI), mahasiswa dari enam perguruan tinggi, dan sepuluh organisasi kemasyarakatan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Ketua MPR Zulkifli Hasan belum menyetorkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2018.
Kepada warga Desa Kunjir dan Desa Way Muli mengucapkan, Zulkifli Hasan menyampaikan belasungkawanya
Ketua MPR Zulkifli Hasan mengajak kepada mereka untuk peduli Pemilu 2019. “Dokter hewan dan istrinya harus menjadi pelopor damai dalam Pemilu di tahun depan
Ketua MPR Zulkifli Hasan mengajak kepada seluruh warga negara untuk mengkampanyekan serta mengikuti kontestasi Pemilu 2019 dengan damai.
Seluruh rakyat Indonesia saat ini mestinya bangga dengan pemikiran visioner yang dikeluarkan para pendiri bangsa Indonesia