Uni Eropa akan mengirimkan 20 juta euro dalam bantuan kemanusiaan ke Iran
Lonjakan ekspor pangan pertaniannya dari Iran selama dua tahun terakhir, dipicu oleh sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap ekspor minyak. Hal itulah yang mendorong petani di Iran beralih menanam gandum dan beras.
Iran adalah negara Timur Tengah yang paling parah terkena virus corona, dengan sekitar 1.700 kematian, lebih dari 21.000 orang yang terinfeksi dan satu orang meninggal akibat virus tersebut setiap 10 menit.
Pemerintah sedang mengusulkan insentif bagi dokter dan tenaga medis yang terlibat di barisan terdepan dalam perang melawan virus corona baru (Covid-19).
Iran belum diwakili dalam pertemuan yang diadakan awal pekan ini melalui konferensi video antara menteri ekonomi kawasan MENA.
Pembatasan baru datang ketika Iran meningkatkan kampanyenya untuk mengurangi penyebaran penyakit virus corona yang belakangan dikenal COVID-19.
AS menolak untuk mencabut sanksi kejam yang menghambat upaya Iran untuk mengendalikan virus corona. Sebaliknya menyatakan kesiapan untuk membantu Iran memerangi wabah tersebut.
Iran mengalami lonjakan kasus infeksi virus corona baru (Covid-19) pada Sabtu (21/3) petang, setelah Kementerian Kesehatan Iran mengumumkan 966 kasus baru.
Tak kurang dari 123 pasien virus corona baru (Covid-19) di Iran meninggal dunia selama 24 jam terakhir.
Trump meminta komentar publik mengenai kenaikan tarif tambahan pada impor China