Calon presiden (Capres) Prabowo Subianto menyebut Indonesia akan punah jika kalah dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Lantas apa maksud pernyataan Prabowo?
Presiden Jokowi diapresiasi terkait pembangunan infrastruktur di sejumlah daerah. Hal itu menyusul peresmian empat ruas tol Trans Jawa Seksi Jawa Timur.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang sekaligus calon presiden (Capres) nomor urut 02 diminta untuk tidak berimajinasi tentang Indonesia ke depan.
Dia menyebut, sebagai kepala negara sekaligus calon petahanan, Jokowi dituntut menjaga demokrasi yang baik dalam pesta rakyat lima tahun sekali tersebut.
Volume percakapan seputar pasangan capres-cawapres dalam kontestasi Pilpres 2019 cukup mendominasi di media sosial (Medsos). Dimana, volume percakapan melibatkan 55,620 akun dan 206,907 tweets dari kedua pasangan.
Mantan Presiden dua periode ini percaya dan menyerahkan kepada kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut.
Utang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terus mengalami pembengkakan dinilai akibat salah kelola oleh penguasa. Sebab, BUMN menjadi sarana politik penguasa saat ini.
Kurun waktu 4 tahun pemerintahan Jokowi-JK, kinerja pembangunan pertanian bagus. Inflasi pangan awalnya 10,57 persen menjadi 1,26 persen.
BPN Prabowo-Sandi dinilai sedang melakukan penetrasi dan ekspansi ke jantung lawan. Hal itu menyikapi pemindahan posko BPN Prabowo-Sandi ke Jawa Tengah (Jateng).
Presiden Jokowi ternyata sudah mengetahui ada sejumlah pejabat negara yang main "bola liar" dalam proyek pembangunan Meikarta, di Bekasi.