Israel menghancurkan 538 rumah dan fasilitas Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki pada tahun 2018.
Kabar itu disampaikan putrinya, Fania Oz-Salzberger, lewat akun Twitter-nya.
Israel menewaskan 57 orang dan melukai 7 ribu warga Palestina yang berusia di bawah 18 tahun dalam serangan-serangan ke perbatasan Gaza.
Keputusan Israel menyetujui pembangunan pemukiman merusak kelangsungan solusi dua negara dan kemungkinan perdamaian abadi.
Pada 25 dan 26 Desember, Komite Perencanaan Tinggi Israel menyetujui 2.191 unit rumah baru di permukiman Israel, meskipun izin untuk memulai membangun di wilayah itu belum dikeluarkan.
Sumber dalam perusahaan tersebut mengkonfirmasi penarikannya itu ke Al Jazeera pada Kamis, tetapi bank belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang keputusan tersebut.
Lebanon menyerukan komunitas internasional mengutuk serangan udara Israel di Suriah dengan menggunakan wilayah udara Lebanon.
Enam jet tempur F-16 Israel menggunakan 16 bom udara GBU-39 dalam serangan Selasa malam.
Pihak berwenan Israel menyusun rencana pembangunan hampir 2.200 rumah pemukiman di Tepi Barat yang diduduki.