Dalam sosialisasi itu, Hidayat mengatakan sesuai dengan UUD dan UU, partai politik bisa hadir dan eksis supaya demokrasi menjadi lebih berkualitas melalui wakil rakyat yang berkualitas dan presiden yang berkualitas.
UUD NRI Tahun 1945, lanjut Syarief Hasan, merupakan landasan yuridis bagi setiap pemimpin dan warga negara Indonesia.
Juga menularkannya kepada generasi muda, kepada anak-anak, sahabat dan teman-teman agar bangsa ini tetap kondusif dan aman.
Dalam diskusi yang digelar, Arya Wedakarna mengatakan salah satu tugas MPR adalah mensosialisasikan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang popular dengan sebutan Empat Pilar MPR.
Bersama MPR RI, TNI harus terlibat dalam vaksinasi ideologi menggunakan vaksin `Empat Pilar MPR RI`, untuk meningkatkan imunitas masyarakat agar memiliki kekebalan dalam menghalau nilai-nilai asing yang mengancam jati diri dan karakter bangsa Indonesia.
Agar setiap anggota dan pengurus partai tahu peran masing-masing dalam kehidupan berdemokrasi.
Bamsoet menerangkan, melalui ketujuh seri video tersebut, diharapkan bisa menggugah semangat kebangsaan dalam memahami Pancasila dan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 dengan baik.
Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika adalah hasil kesepakatan seluruh bangsa.
Meski secara konseptual Pancasila sudah final tidak ada masalah, tetapi faktanya pemahaman masyarakat banyak yang terkikis.
Menginternalisasikan Pancasila kepada masyarakat sebagai ideologi berbangsa dan bernegara tidak lagi bisa hanya semata-mata mendasarkaan pada yang pernah dipikirkan di masa lalu.