sampai hari ini kami tetap merujuk kepada keputusan Musyawarah Majelis Syuro (MMS) VIII bahwa PKS secara resmi mendukung dan mengusung Saudara Anies Rasyid Baswedan sebagai Calon Presiden Republik Indonesia pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2024.
Kemarin 30 Agustus 2023, kami mendapatkan informasi dari Sudirman Said mewakili capres Anies Baswedan bahwa Anies telah menyetujui kerja sama politik Partai NasDem dan PKB untuk mengusung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Baik disimulasikan oleh Pak Ganjar yang prioritas maupun dengan Pak Prabowo dan Anies, beliau menempati posisi nomor dua, artinya konsisten. Artinya yang lain swing kadang satu kadang tiga. Pak Sandi konstan di nomor dua.
Wakil Ketua MPR: Partai Demokrat Mendesak Pasangan Capres dan Cawapres dari KPP Segera Diumumkan
Alhamdulillah baru saja kami tuntaskan pertemuan dengan Ketua Majelis Syura PKS Dr. Salim, ini adalah pertemuan lanjutan setelah sebelumnya kami menemui Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat SBY, dan kali ini bertemu dengan Ketua Majelis Syura PKS Dr. Salim.
Bang Andi Arief tidak menuding partai manapun, mestinya tak direspon secara berlebihan. Lagi pula interaksi dan tindakan dalam politik moderen dibangun dalam bingkai rasional, tak boleh baper. Jadi ini tak perlu dijadikan polemik.
Pertama, kita setuju segera deklarasi. Kenapa, karena ini tinggal 6 bulan lagi nih. Waktu enam bulan itu waktu paling minimal untuk kita bisa penetrasi ke akar rumput yang efektif.
Silakan Pak Anies juga lakukan kritik pakai data dan akal sehat, tidak perlu malu dan ragu ragu. Toh, Publik juga makin cerdas memilah arah kritik dan datangnya darimana saja.
Katakan ke teman-teman Koalisi Perubahan khususnya Demokrat, Bapak Andi Arief (Ketua Badan Pemenangan Pemilu Demokrat), bukan kita saling menuding toh, perbanyaklah sabar dan berikanlah kepercayaan itu kepada Mas Anies. Semakin sering mendesak Mas Anies publik akan mencurigai ada maksud, ada udang di balik batu.
Litbang Kompas menyatakan elektabilitas Ganjar Pranowo memperlihatkan peningkatan dalam survei terbaru yang diselenggarakan 27 Juli hingga 7 Agustus 2023. Sedangkan Prabowo Subianto terlihat stagnan dan Anies Baswedan mengalami penurunan.