Karena ke depan tantangan kita akan menjadi semakin besar, kita butuh untuk mengurangi potensi-potensi perpecahan, dan ini selalu saya sampaikan setiap saat kita bertemu dengan seluruh elemen masyarakat, seluruh tokoh, khusus kali ini hal-hal tersebut jadi konsen kita.
Khususnya yang saat ini masih terdampak Pandemi Covid-19 dan ekonomi global akibat beberapa peristiwa global yang tentunya berdampak kepada terhadap situasi dalam negeri. Dan ini memang memerlukan sentuhan dari kita semua.
Dalam hal pengawasan, Kapolri menyampaikan pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi serta Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian.
AKBP Raden Brotoseno aktif kembali jadi penyidik, Kapolri akan ubah Peraturan Kapolri (Perkap) lama.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit memastikan kasus Khilafatul Muslimin akan terus dilakukan penyelidikan.
Tentunya kita terus mendorong agar rekan-rekan, khususnya yang ikut di dalam bidang olahraga atau bidang lainnya untuk terus berlatih. Dan kita intitusi akan memberikan ruang untuk itu. Sehingga mereka bisa betul-betul fokus dan termotivasi.
Harapan kita disamping mengejar prestasi, tentunya budaya bersepeda seperti visi dari ISSI bisa kita kembangkan. Kita lihat semakin hari semakin banyak komunitas sepeda dan budaya ini jika terus dikembangkan bisa menjadi salah satu alternatif pilihan. Sepeda bisa menjadi alternatif untuk melakukan aktivitas.
Praktik beking membeking tambang batubara di Sumsel oleh oknum Polri ini sudah menahun. Hal ini terjadi karena masih adanya aturan anggota Polri boleh berbisnis.
Kita telah kehilangan tokoh dan bapak bangsa yang selama ini selalu memberikan pesan-pesan kepada kita semua. Tentunya kita semua kehilangan.
Menurut Kapolri, kegiatan ini mewakili komitmen dari Polri yang terus berbenah dan memperbaiki diri dalam memberikan wadah ataupun membangun ruang demokrasi bagi masyarakat yang positif demi menjaga persatuan dan kesatuan Negara Indonesia.