Partai Gerindra mendorong pemerintahan Presiden Jokowi untuk segera meningkatkan gizi anak-anak Indonesia melalui gerakan Revolusi Putih.
Sejak pemerintahan Presiden Jokowi anak Indonesia saat ini mengalami kekurangan gizi hingga 39 persen. Untuk itu, pemerintah tidak perlu bicara digital jika anak Indonesia kekurangan gizi.
Meski sudah mendapat dukungan dari sejumlah partai politik (Parpol), Presiden Jokowi belum menentukan calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampingi dalam kontestasi Pilpres 2019.
Partai politik (Parpol) yang telah mendeklarasikan dukungan kepada Presiden Jokowi masih bisa beralih dukungan kepada Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2019.
Dalam doa penutupan pelantikan tiga pimpinan MPR yang baru, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) disebut sebagai wakil presiden (Wapres).
Jenderal Gatot Nurmantyo menyarankan kepada masyarakat agar bertanya kepada ulama ketika ada masalah atau problem yang sedang dihadapi.
Tidak ada jaminan bagi Presiden Jokowi bakal menang dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Meski syarat pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden sebesar 20 persen.
PDI-P sendiri baru akan mengumumkan nama Cawapres pendamping Jokowi setelah selesai diseleksi.
Presiden Jokowi memberi lampu hijau kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan Puan Maharani dan Pramono Anung dalam kasus korupsi e-KTP.
Partai Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi untuk memilih pendamping calon wakil presiden (Cawapres) dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.