Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky kian frustasi dengan minimnya bantuan Barat dan aliansi NATO dalam menghadapi invasi Rusia.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan mengumumkan larangan impor minyak dari Rusia ke AS, di tengah invasi Moskow ke Ukraina yang memasuki hari ke-13.
Salah seorang pejabat pertahanan senior Amerika Serikat (AS) membeberkan bahwa Rusia ingin merekrut tentara bayaran dari Suriah, untuk berperang di Ukraina.
"Munculnya konflik Rusia-Ukraina berdampak besar pada pasokan minyak mentah global. Pasar mulai khawatir ketegangan ini akan membuat kelangkaan dan terjadinya gangguan distribusi"
Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia mengumumkan rencana baru gencatan senjata, yang bertujuan untuk mengamankan evakuasi warga sipil dari Ukraina.
Badan intelijen pertahanan Ukraina mengklaim bahwa pasukannya berhasil membunuh Mayor Jenderal Angkatan Darat Rusia Vitaly Gerasimov,. Sejumlah perwira senior Angkatan Darat Rusia lainnya juga tewas atau terluka dalam aksi di dekat kota Kharkiv.
Rusia mengancam akan memotong pasokan gas ke Eropa, yang berarti akan berdampak pada kenaikan harga minyak hingga US$300 per barel.
Rusia penyumbang minyak dunia terbesar di luar OPEC. Hampir 30 persen minyak dunia dari Rusia. Dengan adanya konflik ini tentu berpengaruh terhadap harga minyak dunia. Belum lagi, berbagai proyek kerja sama di bidang energi antara Rusia dan Indonesia.
Fasilitas ini merupakan bagian dari Institut Fisika dan Teknologi Kharkiv, sebuah lembaga penelitian yang memproduksi bahan radioaktif untuk aplikasi medis dan industri.
sebanyak 1.735.068 warga sipil, kebanyakan perempuan dan anak-anak, karena laki-laki tinggal di rumah untuk berperang sejauh ini telah melintasi perbatasan ke Eropa Tengah.