Partai koalisi pendukung Presiden Jokowi diprediksi bakal bubar menjelang pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden (Capres dan Cawapres) pada Pilpres 2019.
Partai Gerindra tidak mempersoalkan elektabilitas Prabowo Subianto yang mengalami penurunan dibanding dengan Presiden Jokowi sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019.
Indonesia dinilai sedang menghadapi krisis narasi kepemimpinan. Sebab, Presiden Jokowi dianggap telah gagal menjelaskan arah dan tujuan negara ke depan.
Apakah kasus Century adalah sandera istana kepada SBY? Sulit dijawab.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meyakini Presiden Jokowi bakal tumbang pada Pilpres 2019 mendatang. Ada sejumlah alasan yang menjadi penyebab kekalahan Jokowi.
Partai Amanat Nasional (PAN) sama saja bunuh diri jika memberikan dukungan kepada Presiden Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengaku ada yang salah dalam pelaksanaan program revolusi mental yang digaungkan Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi dinilai telah mengistimewakan Tenaga Kerja Asing (TKA). Hal itu terkai Peraturan Pemerintah (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) optimis dengan pasangan Jokowi-Muhaimin (JOIN) pada Pilpres 2019.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengaku membahas soal Pilpres 2019 bersama Presiden Jokowi ketika menumpang pesawat kepresidenan.