Menjelang Pemilu 2019, DPP Partai Gerindra menggelar Temu Koordinasi pengurus Badan Komunikasi (Bakom) Gerindra secara nasional yang meliputi pengurus DPD seluruh Indonesia dan organisasi sayap partai.
Menjelang Pemilu 2019, DPP Partai Gerindra menggelar Temu Koordinasi pengurus Badan Komunikasi (Bakom) Gerindra secara nasional yang meliputi pengurus DPD seluruh Indonesia dan organisasi sayap partai.
Partai Gerindra mengaku telah mengantongi sebanyak 15 nama untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2019.
Partai Gerindra mengaku telah mengantongi sebanyak 15 nama untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2019.
Penghargaan itu datang dari Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Derah (DPR), Edhy Prabowo atas kesuksesan mengekspor jagung
PKS memastikan siap untuk menghadapi koalisi Presiden Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Partai koalisi Jokowi diminta untuk berhati-hati.
Dalam rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat belum memutuskan koalisi dalam menghadapi Pilpres 2019 mendatang. Bagaimana peluang Demokrat berkoalisi dengan Jokowi dan Prabowo Subianto?
Partai Gerindra tak mau ikut campur soal adanya wacana poros baru dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Sebab, Gerindra akan mengusung Prabowo Subianto sebagai Capres.
Meski sudah dipastikan bisa maju sebagai Capres pada Pilpres 2019, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto belum mendeklarasikan diri. Lalu apakah Prabowo maju sebagai Capres atau king maker?
PKS mendorong terbentuknya poros ketiga pada kontestasi Pilpres 2019. Sebab, masyarakat saat ini membutuhkan adanya calon presiden (Capres) alternatif.