Tuntutan mereka tersebut sudah sejak lama disuarakan, tapi menjadi semakin kuat karena adanya kenaikan harga BBM dan kenaikan tarif ojol.
Pemerintah terus berupaya untuk menjaga inflasi, yang disebabkan oleh kenaikan harga BBM dan juga inflasi pangan.
Apabila pemerintah tidak peduli dengan nasib mereka, maka dapat dipastikan mereka akan terpaksa menggunakan gas non subsidi yang berakibat kenaikan pada harga jual mereka. Yang pada akhirnya akan menekan rakyat selaku konsumen dari produk mereka.
Konsumsi BBM bersubsidi jenis pertalite hingga solar dilaporkan menurun hingga 10-13 persen.
Puan lalu membeli beras Pandan Wangi dan beras IR. Sambil membeli, ia menanyakan soal kenaikan harga beras.
Saya menyambut baik atas Program Solusi Nelayan dapat diterapkan di seluruh Indonesia paling lambat akhir tahun oleh Erick Thohir yang menyebut program pro rakyat ini, sebagai respons pemerintah dalam menyediakan kebutuhan BBM bagi nelayan sangat tepat dilakukan di saat kenaikan harga BBM.
Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik akibat adanya unjuk rasa tolak kenaikan BBM.
Dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) juga dirasakan oleh para petani. Terutama terkait distribusi solar bagi peralatan pertanian.
Ya mau tidak mau karena setiap kenaikan 10 persen BBM itu akan ada inflasi 0,5 persen, yang konsekuensinya adalah daya beli menurun. Maka ini jangka pendeknya ya pemerintah memberikan bantuan sosial supaya mereka punya kemampuan untuk daya belinya, sehingga daya beli masyarakat terjaga dan inflasi kita tetap terjaga.
Aksi massa menolak kenaikan BBM akan kembali dilakukan di siang hari ini. Hindari dua ruas jalan ini.